ORGANISASI PEREMPUAN YANG MASIH EKSIS DI ERA SEKARANG

 

 
   

Surabaya – Fatayat Nahdlatul Ulama menggelar pengajian bersama di salah satu rumah warga. Setiap dua minggu sekali, di daerah Ampel secara bergantian selalu ada kegiatan pengajian rutinan. Kegiatan ini biasa dikenal dengan Fatayat. Akhir – akhir ini, Kamis 11 November 2021 kegiatan Fatayat dilaksanakan disalah satu rumah warga RT 01 RW 05 Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, Surabaya, Jawa Timur. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh muslimat fatayat dan juga warga yang lain. Pengajian ini diadakan guna meningkatkan dan memperkuat iman kita.

Organisasi perempuan muslimat NU atau biasa dikenal sebagai fatayat NU merupakan sebuah organisasi wanita muda Islam dalam ruang lingkup Nahdlatul ‘Ulama. Organisasi ini terbilang cukup tua pada era saat ini. Meskipun banyak yang bermunculan organisasi – organisasi perempuan yang lain, tetapi fatayat tidak mau kalah dalam menunjukkan eksistensinya di masyarakat.

Ada banyak organisasi perempuan diluaran sana, baik secara jenis anggota yang memang sama, namun secara identitas sangatlah berbeda. Tiap organisasi tentu memiliki cara kerja dan visi misi yang berbeda. Salah satunya kegiatan fatayat. kegiatan ini diadakan secara rutin tepatnya dua minggu sekali yang bertempatan di salah satu rumah warga.

Seperti kata ketua fatayat Bu Jiya, Kamis (11/11) mengatakan bahwa fatayat merupakan bentuk badan otonom dari nahdlatul ulama yang menggunakan jalan Ahlussunnah wal jamaa’ah (aswaja). Dan fatayat ini bertujuan untuk menyatukan masyarakat untuk menjalin kerukunan yang baik dan menjadikan Islam Yang Rahmatan Lil alamin. Tidak hanya itu, fatayat juga bertujuan untuk meningkatkan kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW.

“Jadi fatayat ini adalah bentuk badan otonom dari NU yang mempunyai jalan dasar yaitu Ahlussunnah wal jama’ah. Nah fatayat ini kami adakan untuk saling menjaga kerukunan antar warga dan juga menambah kecintaan kita kepada Rasulullah SAW.” Tutur Bu Jiya, selaku ketua Fatayat.

Adapun serangkaian kegiatan fatayat yang dilaksanakan kemarin adalah pembcaan yaasiin yang disusul dengan tahlil. Dan selanjutnya pembacaan diba’iyah. Salah satu yang unik adalah menyanyikan sholawat nabi dengan diiringi banjari.

Menurut Wikipedia, Banjari merupakan seni membaca sholawat dan pujian kepada Nabi Muhammad SAW dengan diiringi alat musdik terbang/rebana yang dipukul menggunakan tangan dengan pukulan variative sehingga menghasilkan irama musik yang syahdu.

Kegiatan fatayat di daerah rumah saya memiliki sistem lotre atau rolling seperti arisan dikarenakan setiap rumah yang ditempati untuk kegiatan positif insya Allah akan barokah pula ilmu didalamnya. Bu Jiya juga menambahkan “ bagi setiap rumah yang sudi untuk ditempati kegiatan fatayat ini. Insyaallah akan barokah pula ilmu yang didalamnya. Karena ada 10 kebaikan jika kita dengan legowonya rumah kita ditempati orang-orang yang positif insyaAllah dapat pahala pula kita semua. Aamiim” Ujar Bu Jiya, selaku ketua Fatayat Ampel Surabaya.

Fatimatuzzahro (B01219012)

Komentar